BATUSANGKAR – Program Studi (Prodi) Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyyah) Fakultas Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar merayakan miladnya yang ke-28 pada Selasa, 12 Mei 2026. Perayaan yang berlangsung khidmat di Aula Fakultas Syariah ini menjadi momentum penting untuk mempertegas posisi prodi sebagai pencetak sarjana hukum yang kompetitif di Sumatra Barat.

Rangkaian perayaan milad ini turut dimeriahkan dengan ajang pencarian bakat “Hukum Keluarga Got Talent” yang mengusung tema “The Sharia Faculty Student Association of Hukum Keluarga and Its Start to Begin”. Acara ini dihadiri oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Ketua Program Studi Hukum Keluarga, serta perwakilan pimpinan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan fakultas.

Momen Refleksi dan Evaluasi Dalam sambutannya, Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. H. Kamaluddin, S.Ag., M.A., menekankan bahwa usia 24 tahun merupakan fase kematangan bagi sebuah program studi. Terlebih, Hukum Keluarga merupakan prodi tertua di fakultas tersebut. Beliau sangat mengapresiasi konsistensi Prodi Hukum Keluarga dalam menjaga kualitas akademik dan integritas moral para mahasiswanya.

Kepada para mahasiswa yang tergabung dalam Fasya Muda AS, ia memberikan pesan khusus. “Milad ini bukan sekadar seremonial, melainkan ajang refleksi dan evaluasi atas capaian yang telah diraih maupun yang belum tercapai. Kita berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan guna melahirkan lulusan yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Visi Integratif dan Keunggulan Sejalan dengan hal tersebut, Ketua Prodi Hukum Keluarga, Arifki Budia Warman, M.H., menambahkan bahwa fokus utama ke depan adalah memantapkan peran prodi dalam melahirkan sarjana hukum yang unggul dan integratif. Terdapat tiga poin utama yang ditekankan dalam amanatnya, yaitu:

  • Peningkatan Kualitas Lulusan: Mendorong mahasiswa agar tidak hanya menguasai teori hukum secara tekstual, tetapi juga andal dalam praktik peradilan dan mediasi.
  • Sinergi Ormawa: Memperkuat kolaborasi antara pengelola prodi dengan organisasi mahasiswa untuk menciptakan iklim akademik yang dinamis dan proaktif.
  • Kontribusi Daerah: Memantapkan peran alumni dan sivitas akademika dalam memberikan edukasi serta pendampingan hukum keluarga bagi masyarakat di Sumatra Barat.

Harapan Masa Depan Mewakili suara mahasiswa, pimpinan Ormawa yang hadir turut menyampaikan harapan agar Prodi Hukum Keluarga terus menjadi wadah yang inspiratif. Mahasiswa diharapkan dapat terus mengembangkan potensi diri secara maksimal, baik di bidang akademik maupun keorganisasian.

Acara puncak ditutup dengan prosesi pemotongan kue milad dan sesi foto bersama. Momen ini menjadi simbol solidaritas sekaligus penyulut semangat baru menuju Prodi Hukum Keluarga yang makin unggul. (Haris/Editor).